JAKARTA, (PRLM).- Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Yorrys Raweyai dan SPSI pimpinan Syukur Sarto akhirnya bersatu setelah sekitar lima tahun terpecah. Penyatuan organisasi itu dilakukan dengan deklarasi rekonsiliasi di Hotel Borobudur, Jakarta.
Deklarasi rekonsiliasi bertema "Strong Trade Unions And Peace" dihadiri Menakertrans Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi, Direktur International Labour Organization (ILO) Jakarta Peter Van Roij, dan jajaran KSPSI.
Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai mengatakan, dengan reformasi dan demokrasi yang berkembang maka perlu ada rekonsiliasi. Hal ini bisa menjadi kesetaraan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, serta mempermudah untuk membahas masalah pekerja ke depan.
Dia menyebutkan, untuk membangun suatu kekuatan pekerja diperlukan kebersamaan. "Sejak Februari telah kami upayakan, karena idealisme, dan senasib sepenanggungan, rekonsiliasi secara fisik sudah kami laksanakan. Yang lebih penting adalah rekonsiliasi batin," katanya pada sambutan deklarasi rekonsiliasi.
Menurut Yorrys, ada beberapa hal yang sudah disepakati menjadi fokus KSPSI ke depan. Pertama, sistem pengupahan yang dari waktu ke waktu dengan berbagai indikator yang ada tidak manusiawi. Income percapita tidak membawa ketidakpastian bagi kaum pekerja dalam hal menghitung UMR.
Berikutnya adalah masalah outsourcing. Yorrys menegaskan bahwa outsourcing adalah perbudakan era modern yang tidak boleh digeneralisir dan dipermanenkan keberadaannya karena tidak manusiawi. "Sudah saya katakan, bahwa outsourcing adalah perbudakan di era modern, pada pekerjaan tertentu, tidak boleh digeneralisir dan dipermanenkan. Yang selalu memikirkan dan selalu ditarik. Pola outsourcing tidak manusiawi," tegas Yorrys.
Menurut dia, UU 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan perlu direvisi dan semua itu bisa dilaksanakan oleh pihak pekerja, pengusaha dan pemerintah selaku tripartit harus duduk sama-sama untuk merumuskan melalui kajian yang dilaksanakan, sehingga terukur.
"Sudah saatnya mengubah paradigma pekerja dari sebelumnya adalah objek dalam pembangunan bangsa menjadi subjek agar tercipta kesetaraan. Oleh karena itu mari kita ubah paradigma pekerja yang lebih baik dan lebih manusiawi ke depannya dengan tata kelola sistem outsourcing," katanya.
Sementara, Ketua SPSI, Syukur Sarto mengaku sangat bahagia dengan deklarasi rekonsiliasi KSPSI ini. Ini menandakan telah bersatunya kembali salah satu kekuatan serikat pekerja terbesar yang ada di Indonesia. "Saya berbahagia, kita baru saja saksikan bersama penandatanganan rekonsiliasi KSPSI," kata Syukur saat menyampaikan sambutannya
Menurut Syukur, dalam beberapa kesempatan dirinya bersama puluhan organisasi serikat pekerja atau buruh kebingungan. Dalam 5 tahun terakhir, organisasi pekerja yang ada di Indonesia belum bersatu. Alhasil, perjuangan hak-hak pekerja yang dinilai tidak menguntungkan, kurang berhasil.
Di sisi lain, lanjut Syukur rekan-rekannya di berbagai organisasi pekerja menginginkan adanya wadah yang sanggup menyatukan pekerja. Menakertrans Muhaimin Iskandar sendiri mempertanyakan kapan organisasi buruh dapat bersatu.
Sejak konggres di Malang pihaknya membentuk tim untuk merealisasikan bersatunya pekerja dalam satu wadah organisasi. Akhirnya pada 1 Agustus 2012 terwujud bersatunya batin, jiwa, otak dan pikiran rekan-rekan pekerja. "Rekonsiliasi batin, jiwa, otak dan pikiran harus rekonsiliasi. Tanpa memikirkan siapa yang menang dan kalah, tetapi bagaimana bersama-sama memperjuangkan kaum pekerja," tandasnya.
Kepemimpinan pascadeklarasi rekonsiliasi ini sementara dipegang Yorrys Raweyai selama minimal dua tahun.
Tugasnya menyusun dan mengagendakan kongres Serikat Pekerja Anggota (SPA) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang mengalami dualisme kepemimpinan. Setelah itu diadakan kongres tingkat nasional untuk memilih ketua KSPSI dari rekonsiliasi atau penggabungan serikat pekerja ini.
Tugasnya menyusun dan mengagendakan kongres Serikat Pekerja Anggota (SPA) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang mengalami dualisme kepemimpinan. Setelah itu diadakan kongres tingkat nasional untuk memilih ketua KSPSI dari rekonsiliasi atau penggabungan serikat pekerja ini.
0 comments:
Post a Comment